Pada era globalisasi saat ini, tantangan masa depan akan semakin besar dan kompleks. Perkembangan ekonomi dan industri di bidang ICT (Information and Communication Technology) menjadikan batas-batas antar negara menjadi kabur.
“No border in global life, mahasiswa IT Telkom berperan menjadi subyek aktif untuk mewujudkan visi institusi untuk menjadi perguruan tinggi internasional yang unggul di bidang infokom. Serta berperan sebagai agen perubahan dalam pembentukan insan cerdas dan kompetitif dalam pembentukan masyarakat Indonesia yang sejahtera,” jelas Ahmad.
Makna “mahasiswa”, menurut Ahmad, seorang pembelajar yang selalu melakukan perubahan. Ia tidak puas akan ilmunya dan akan terus mencari ilmu hingga akhir hayatnya. Tak hanya kompetensi akademik, melainkan juga softskill yang menunjang kebutuhan hidup. Kemampuan softskill mencakup kemampuan organisasi, manajemen waktu dan kepemimpinan.
Dari keseluruhan mahasiswa baru berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Dengan distribusi mahasiswa dari Sumatera 17%, Jawa 70%, Bali dan Nusa Tenggara 3,7%, Kalimantan 3,5%, Sulawesi dan Maluku 5,5% dan Papua 0,3%. Seluruh mahasiswa terdiri dari 1113 mahasiswa dan 526 mahasiswi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar