

Tidak hanya cita rasa yang mampu menggugah selera pengunjung, harga makanan dan minuman yang dijual pun sangat terjangkau. Harga mulai dari harga Rp.2000,- hingga Rp.15.000,-.Tengok saja kedai J2WE yang menyajikan aneka Chocolate Pan Cake dan Beverages. Di antaranya ada Chocolate Chese Pan Cake, Banana Chocolate Pan Cake, Perfect Chocolate Pan Cake, Dutch Baby Chocolate Pan Cake. Sedangkan minuman cokelat yang membuat nongkrong lesehan menjadi semakin asyik, di antaranya Supreme Chocolate Ice, dan Fabulous Cappuchino Latte.Hidangan tradisional juga di sajikan kreatif seperti Rujak Petir, Es Rujak Manglayang, Es Kelapa Moca dan Es Laksamana Mengamuk. Harga mulai dari Rp. 4000,- sampai dengan Rp. 6000. Di kedai Pagi Manis, pengunjung dapat menemukan nasi goreng khas Thailand yang khas dengan aroma buah nanas. Rasa nanasnya memberikan citarasa tersendiri saat dicampur dengan seafood segar, belimbing dan tomat. Kedai Pagi Manis juga menyajikan makanan yang tak kalah lezatnya dari berbagai negara Asia. Harga mulai dari Rp. 5000,- hingga Rp. 15.000,- .Di Kedai 5th Season pemburu kuliner dapat menemukan sajian sederhana berbahan dasar kelapa muda, makaroni panggang dan buah berbalut coklat. Harganya pun terbilang miring, dari harga Rp.2000,- hingga Rp.15.000,-. Begitu pun puluhan kedai lainnya. Mereka menawarkan sajian spesial dengan harga miring. Lalu apakah mahasiswa masih dapat meraup untung dari penjualannya tersebut?
Rodli Adikara dan Kedai Mr. Bean
Bersama timnya, Kedai Mr.Bean yang dimotori mahasisawa Sistem Komputer 2007, Rodli Adikara, menjual beragam sajkian yang berbahan dasar kacang. Baginya, kacang selama ini tidak terlalu diperhatikan banyak orang padahal kandungan gizinya cukup tinggi.

“Kalau diolah dengan kreatif, kacang pun bisa menjadi menu istimewa,” pungkas Rodli.
Baru juga 4 jam gelar kedai, produk kacang Mr.Bean laris manis habis terjual. Rodli mengaku senang. Pasalnya dari penjualan tersebut, Rodli sudah mendapat keuntungan 20% dari modal awal.
Kristiana Dewi dan Tahu Brintik
Tahu brintik memang kuliner yang sedang favorit di Bandung. Mahasiswa Teknik Informatika 2007 ini memilih Tahu Brintik sebagai produk andalan kedainya.
“Tahu brintik lagi digemari pasar. Makanan khas tatar Sunda ini rasanya memang enak,” ujar Kristiana.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar